TMMD 128 Rampung 100 Persen, Danrem Dorong Keberlanjutan Pembangunan di Cilegon
CILEGON ,-PojokJurnal com. [Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon resmi ditutup setelah seluruh sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan 100 persen. Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dijaga, dirawat, dan dilanjutkan melalui program pembangunan berikutnya.
Penutupan TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026 digelar di Lapangan Pelabuhan Indah Kiat, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Kamis (21/5/2026), dipimpin langsung Danrem 064/Maulana Yusuf selaku Inspektur Upacara.
Sebagai Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP), Danrem menyampaikan telah meninjau langsung seluruh sasaran pembangunan fisik untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target.
“Selaku PKP, saya membaca, melihat, dan meninjau langsung titik-titik pembangunan secara fisik. Seluruh sasaran terukur, tercapai, dan selesai 100 persen. Keberhasilan ini bukan hanya keberhasilan Satgas TMMD, tetapi keberhasilan masyarakat Kota Cilegon,” ujar Danrem.
Menurut Danrem, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Cilegon yang turut melibatkan berbagai stakeholder dalam mendukung pelaksanaan program.
“Wali Kota sangat mendukung dengan melibatkan stakeholder wilayah. Ada BUMN, BUMD, pelaku industri, termasuk Baznas yang ikut andil dalam menyukseskan kegiatan ini,” kata Danrem.
Danrem berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus menjadi pijakan bagi pembangunan lanjutan di wilayah.
“Harapannya, apa yang sudah dihasilkan ini dijaga dan dirawat agar masa pakainya panjang. Jika ke depan ada program lanjutan, pembangunan bisa ditingkatkan kualitasnya secara bertahap. Ini tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” tambah Danrem.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga menghadirkan berbagai program sosial bagi masyarakat. Dalam layanan operasi katarak gratis, dari 80 warga yang mendaftar, sebanyak 50 orang dinyatakan memenuhi kriteria medis, dan tujuh di antaranya telah berhasil menjalani operasi. Pada penutupan kegiatan, bantuan sosial juga diserahkan kepada masyarakat sebagai bagian dari kepedulian sosial dalam rangkaian TMMD.
Red Bahrudin
Sumber ( Penrem 064/MY)

Posting Komentar