Tragedi Konvoi Harley di Kulon Progo: Istri Bos Rokok HS Tewas, Dua Korban Lain Luka Parah
Tragedi Konvoi Harley
di Kulon Progo: Istri Bos Rokok HS Tewas, Dua Korban Lain Luka Parah
Pojok
Jurnal Breaking
News - Sepeda motor
Harley-Davidson bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Jupiter MX di perempatan
tanpa lampu lalu lintas Jalan Wates–Purworejo, tepatnya di Simpang Melangsen,
Kalurahan Pilihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Minggu sore (1/3).
Polisi
belum memberikan keterangan saat ditanya mengenai peristiwa ini, termasuk soal
informasi di media sosial yang menyebut pengemudi Harley adalah bos rokok HS
(CEO Surya Group), Muhammad Suryo. Ia dilaporkan terluka dan dirawat di rumah
sakit.
Suryo membonceng istrinya, Anis Syarifah, yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Akun resmi HS telah mengumumkan kabar duka. Saat kejadian, Harley berada dalam barisan konvoi dan melaju kencang untuk mendahului kendaraan lain sebelum menabrak Jupiter yang menyeberang dari arah Jalan Palihan menuju utara.
Jupiter dikendarai seorang pria yang membonceng anaknya yang masih kelas 4 SD. Keduanya mengalami luka hingga patah tulang. Feri Kurniawan (27), penjual bakso di sekitar lokasi, mengaku mendengar benturan keras. “Harley-nya agak kencang. Habis ‘bres!’ langsung ‘sreng!’,” katanya, Senin (2/3). Ia menyebut pengendara Harley mengenakan jaket HS. Istri pengendara Harley terlempar ke sungai dan meninggal dunia. Anak yang dibonceng Jupiter juga tercebur ke sungai dan mengalami patah tulang, sementara pengendaranya mengalami patah tulang terbuka. “Dua-duanya masih sadar,” ujarnya.
Feri
mengatakan polisi telah datang ke lokasi pada pagi harinya. Pantauan Pojok
Jurnal, bekas olah TKP masih terlihat dan satu titik di tepi sungai ditaburi
bunga, diduga lokasi korban meninggal dunia. Dari keterangan saksi, Harley
terseret sekitar 30–40 meter, sedangkan Jupiter sekitar 10 meter.
Dalmi,
warga setempat, mengatakan suara benturan terdengar sangat keras. Ban dan pelek
Jupiter bahkan terlempar masuk ke rumahnya dan mengenai kulkas tanpa
menimbulkan korban. Suaminya, Parji, yang saat itu sedang mengikat alat
pancing, mengaku roda motor sempat melintas di sampingnya sebelum masuk ke
rumah melalui pintu konter ponsel. Ia kemudian turun ke sungai untuk menolong
anak yang terjatuh dengan kondisi kaki patah dan luka lebar.
Redaksi Pojok Jurnal



Posting Komentar