Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Rp 6,4 M di SMKN 1 Rangkasbitung, Potensi Kerugian Negara Ditaksir Ratusan Juta hingga Miliaran
Lebak, Banten –Pojok Jurnal com [Dugaan ketidakwajaran penggunaan Dana BOS sekitar Rp 6,4 miliar periode 2023–2025 di SMKN 1 Rangkasbitung memasuki babak baru. Setelah investigasi lapangan dan analisis dokumen, DPD Aliansi Peduli Banten Kabupaten Lebak melakukan simulasi estimasi potensi kerugian negara berdasarkan pola belanja yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi riil.
Simulasi Estimasi Kerugian (Pendekatan Indikatif)
Aliansi memfokuskan pada tiga pos dominan dan berulang:
1. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
Total indikatif tiga tahun (akumulasi beberapa tahap): ± Rp 1,7 miliar.
Jika diasumsikan terdapat overpricing/mark-up 20% → potensi kerugian ± Rp 340 juta.
- Jika 30% → ± Rp 510 juta.
2. Administrasi Kegiatan Sekolah Total indikatif tiga tahun: ± Rp 1,0 miliar.
Asumsi ketidakwajaran 20% → ± Rp 200 juta. Asumsi 30% → ± Rp 300 juta.
3..Pengadaan Multimedia & Pengembangan Perpustakaan (2025 dominan)
Total indikatif: ± Rp 475 juta.
- Asumsi 20% → ± Rp 95 juta.
- Asumsi 30% → ± Rp 142 juta.
Total Potensi Kerugian (Simulasi)
•Skenario konservatif (20% rata-rata) → sekitar Rp 635 juta.
•Skenario moderat (30% rata-rata) → sekitar Rp 952 juta.
Catatan: Angka di atas merupakan simulasi indikatif berbasis asumsi kewajaran harga dan kesesuaian output; nilai riil hanya dapat ditetapkan melalui audit investigatif dan pemeriksaan forensik keuangan.
Aliansi menilai terdapat pola pengulangan belanja besar pada sektor yang sama, disertai minimnya peningkatan mutu yang terukur di lapangan. Sementara itu, alokasi untuk pengembangan profesi guru relatif kecil dan stagnan.
Sekretaris DPD Aliansi Peduli Banten, Moch. Ardi, menyebut sikap pihak sekolah yang belum merespons klarifikasi sebagai sinyal serius.
“Jika memang tidak ada masalah, seharusnya klarifikasi disampaikan terbuka. Diamnya pihak yang diduga justru memperkuat urgensi audit,” tegasnya.
Ia memastikan dalam waktu dekat laporan resmi akan dilayangkan ke POLDA BANTEN guna mendorong audit menyeluruh dan penghitungan kerugian negara oleh aparat berwenang.
Aliansi mendesak:
•Audit investigatif atas RAB/ARKAS, SPJ, kontrak, dan bukti fisik pekerjaan.
•Uji kewajaran harga (price reasonableness) dan pembandingan pasar.
•Verifikasi volume dan spesifikasi barang/jasa.
•Penelusuran alur pembayaran dan pihak penyedia.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi resmi. Jika dugaan terbukti, dampaknya bukan hanya pada keuangan negara, tetapi juga pada kualitas layanan pendidikan bagi siswa yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama Dana BOS.
Red

Posting Komentar