-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
PojokJurnal.Com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
Telusuri

PT. Via Multi Media

PT. Via Multi Media
www.pojokjurnal.com
Beranda Kooperasi Internasional Instrumen Penguatan Akses Keadilan: Refleksi Peran HCCH Mendukung Peradilan ASEAN* Kooperasi Internasional Instrumen Penguatan Akses Keadilan: Refleksi Peran HCCH Mendukung Peradilan ASEAN*

Kooperasi Internasional Instrumen Penguatan Akses Keadilan: Refleksi Peran HCCH Mendukung Peradilan ASEAN*

Bahrudin Thea
Bahrudin Thea
16 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Jakarta - Pojok Jurnal com.   [Senin,16 Februari 2026.    Dr. Bernasconi menggarisbawahi dalam praktik peradilan, persoalan lintas batas tidak berhenti pada pertanyaan normatif mengenai hukum yang berlaku. Permasalahan lebih mendesak sering kali berkaitan dengan pelayanan dokumen di luar negeri, pengambilan alat bukti lintas yurisdiksi, serta pengakuan dan pelaksanaan putusan asing.


Perkembangan globalisasi telah menghasilkan intensifikasi hubungan hukum lintas batas yang melibatkan individu, keluarga, korporasi, dan entitas negara. Interaksi tersebut memunculkan kompleksitas normatif dan prosedural yang tidak dapat diselesaikan secara memadai melalui pendekatan hukum nasional semata.


Dalam konteks ini, hukum internasional privat berfungsi sebagai mekanisme penghubung yang mengatur konflik yurisdiksi, pilihan hukum, pengakuan dan pelaksanaan putusan asing, serta kerja sama antarotoritas peradilan.


Dalam rangkaian kegiatan Advanced Courses of the Hague Academy of International Law on the Role of International Law in Advancing ASEAN Judiciaries (12–20 Februari 2026), Dr. Christophe Bernasconi menekankan pentingnya penguatan dimensi praktis hukum internasional privat melalui kerja sama multilateral yang terinstitusionalisasi. 


Ia,menyampaikan efektivitas hukum internasional tidak hanya ditentukan oleh keberadaan norma substantif, melainkan juga oleh tersedianya mekanisme prosedural yang memungkinkan norma tersebut diimplementasikan secara efektif dalam praktik peradilan.


Paparan tersebut menempatkan Hague Conference on Private International Law (HCCH) sebagai aktor sentral dalam membangun arsitektur hukum internasional privat yang koheren dan fungsional. 


Konvensi-konvensi yang dihasilkan oleh HCCH dipandang sebagai instrumen yang tidak hanya menyelaraskan aturan konflik hukum, tetapi juga memperkuat akses terhadap keadilan melalui mekanisme kooperasi antarnegara.


Hukum Internasional Privat Infrastruktur Keadilan Lintas Batas


Secara konseptual, hukum internasional privat sering dipahami sebagai seperangkat aturan yang menentukan hukum yang berlaku (choice of law) dan yurisdiksi yang kompeten dalam sengketa lintas negara. Namun, pendekatan demikian cenderung reduksionis apabila tidak mempertimbangkan dimensi prosedural yang mendukung pelaksanaan putusan dan efektivitas proses peradilan.


Dr. Bernasconi menggarisbawahi dalam praktik peradilan, persoalan lintas batas tidak berhenti pada pertanyaan normatif mengenai hukum yang berlaku.


Permasalahan lebih mendesak sering kali berkaitan dengan pelayanan dokumen di luar negeri, pengambilan alat bukti lintas yurisdiksi, serta pengakuan dan pelaksanaan putusan asing. 


Tanpa mekanisme yang terkoordinasi dengan baik, proses tersebut dapat menimbulkan hambatan signifikan terhadap realisasi hak-hak para pihak.


Dalam konteks ini, konvensi-konvensi HCCH, termasuk instrumen mengenai pelayanan dokumen, pengambilan alat bukti, pengakuan dan pelaksanaan putusan, serta perlindungan anak, membangun suatu infrastruktur hukum yang memungkinkan interaksi antarotoritas nasional berlangsung secara terstruktur dan efisien. Dengan demikian, hukum internasional privat berfungsi sebagai prasyarat operasional bagi terwujudnya keadilan lintas batas.


Kooperasi sebagai Dimensi Esensial Keadilan

Dalam perspektif normatif klasik, keadilan sering dikaitkan dengan asas kepastian hukum, kesetaraan, dan efektivitas. Namun, dalam konteks hubungan hukum lintas negara, dimensi tersebut tidak dapat terwujud tanpa adanya kerja sama antarnegara. 


Maka, kooperasi internasional dapat dipahami sebagai dimensi tambahan yang bersifat konstitutif terhadap keadilan itu sendiri.


Kooperasi antarotoritas peradilan memungkinkan pertukaran informasi, koordinasi prosedural, dan pelaksanaan kewajiban hukum secara timbal balik. Dalam perkara pengembalian anak lintas negara, misalnya, komunikasi langsung antarhakim berfungsi untuk memastikan bahwa perlindungan yang memadai tersedia sebelum pelaksanaan pengembalian dilakukan. 


Praktik ini menunjukkan bahwa kooperasi tidak mengurangi independensi peradilan, melainkan memperkuat efektivitasnya dalam konteks transnasional.


Lebih lanjut, pendekatan multilateral melalui konvensi internasional memberikan keuntungan sistemik dibandingkan perjanjian bilateral yang terfragmentasi. Dengan satu instrumen multilateral, jaringan hubungan hukum dapat dibangun secara seragam, sehingga mengurangi kompleksitas normatif dan meningkatkan prediktabilitas bagi para pencari keadilan.


Signifikansi bagi Penguatan Peradilan ASEAN


Dalam kerangka regional ASEAN, intensifikasi integrasi ekonomi dan mobilitas masyarakat menuntut adanya harmonisasi prosedural yang memadai. Negara-negara anggota ASEAN menghadapi tantangan serupa dalam menangani sengketa komersial internasional, perkara keluarga lintas negara, serta isu-isu pengakuan dan pelaksanaan putusan asing.


Partisipasi aktif dalam konvensi HCCH memberikan manfaat strategis bagi negara-negara ASEAN. Selain memperoleh kepastian hukum dan akses terhadap mekanisme 

kooperatif, negara anggota juga memiliki kesempatan untuk terlibat dalam proses perumusan instrumen internasional yang baru. Dengan demikian, kepentingan regional dapat diintegrasikan ke dalam pembentukan norma global.


Di samping itu, HCCH menyediakan dukungan teknis dan kapasitas kelembagaan yang relevan bagi penguatan sistem peradilan nasional. Transfer pengetahuan, pelatihan, serta pertukaran praktik terbaik menjadi elemen penting dalam meningkatkan profesionalisme dan efektivitas peradilan di kawasan.


Tantangan Kontemporer dan Transformasi Digital


Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah lanskap hubungan hukum internasional. Transaksi elektronik, kontrak daring, serta aktivitas ekonomi berbasis platform digital menghadirkan tantangan baru terhadap konsep tradisional mengenai yurisdiksi dan lokasi hukum yang relevan.


Dalam konteks ini, hukum internasional privat dituntut untuk beradaptasi terhadap dinamika digital tanpa mengorbankan prinsip perlindungan hak-hak individu. Instrumen multilateral yang responsif terhadap perkembangan teknologi menjadi krusial untuk memastikan bahwa akses terhadap keadilan tetap terjamin dalam lingkungan digital yang semakin kompleks.


Selain itu, isu-isu global seperti perubahan iklim dan tanggung jawab lintas batas atas kerusakan lingkungan juga menuntut pendekatan kooperatif yang terkoordinasi. Hal ini memperluas cakupan hukum internasional privat dari sekadar penyelesaian sengketa komersial menuju isu-isu yang berdampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat internasional.


Kesimpulan

Paparan Dr. Christophe Bernasconi menegaskan bahwa hukum internasional privat merupakan fondasi struktural bagi terwujudnya keadilan dalam masyarakat global yang saling terhubung.


Konvensi-konvensi yang dikembangkan melalui HCCH membentuk kerangka kooperatif yang memungkinkan sistem peradilan nasional berinteraksi secara efektif dalam menangani perkara lintas batas.


Kooperasi internasional bukan sekadar instrumen teknis, melainkan dimensi esensial yang memungkinkan prinsip kepastian, kesetaraan, dan efektivitas hukum diwujudkan secara nyata.


Dalam konteks ASEAN, penguatan partisipasi dalam instrumen multilateral berkontribusi pada peningkatan kualitas peradilan, harmonisasi prosedural, serta perlindungan hak-hak individu dan entitas bisnis.


Dengan demikian, masa depan hukum internasional privat terletak pada kemampuannya untuk mengintegrasikan kerja sama multilateral, adaptasi terhadap transformasi digital, dan komitmen terhadap akses terhadap keadilan sebagai tujuan normatif utama.


Pendekatan ini, menempatkan hukum internasional tidak hanya sebagai sistem aturan, tetapi sebagai mekanisme operasional yang mendukung tata kelola global yang adil dan berkelanjutan.


Daftar Pustaka


1.Bernasconi, Christophe, The Role of the HCCH in the Development of Private International Law, Journal of Private International Law 16, no 1, (2020): 1-12.


2.Brand, Ronald A. and Paul M. Herrup, The 2019 Hague Judgments Convention, Oxford University Press, Oxford, 2020.


3.Hartley, Trevor C, International Commercial Litigation:Text, Cases and Materials on Private International Law, 3rd ed, Cambridge University Press, Cambridge, 2020.

Hague Conference on Private International Law, Convention of 2 July 2019 on the Recognition and Enforcement of Foreign Judgments in Civil or Commercial Matters, The Hague: HCCH, 2019.


4.Hague Conference on Private International Law, Practical Handbook on the Opration of the Service Convention, 4th ed, The Hague: HCCH, 2023.

Red Bahrudin 

Penulis: Abi Zaky Azizi

Sumber Humas MA Jakarta 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

UCAPAN DARI YUKIE PAS BAND

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Advertiser

Advertiser
CAVIAR HERBAL

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

KEJARI LEBAK TEGASKAN LAPORAN DALAM PROSES PENYELIDIKAN; ALIANSI MINTA DIUSUT TUNTAS DAN TRANSPARAN

PokokJurnal.Com- Jumat, Juni 26, 2026 0
KEJARI LEBAK TEGASKAN LAPORAN DALAM PROSES PENYELIDIKAN; ALIANSI MINTA DIUSUT TUNTAS DAN TRANSPARAN
Lebak - pojokjurnal@gmail.com |9 Juni 2026 – Kejaksaan Negeri Lebak secara resmi menanggapi laporan pengaduan yang disampaikan Sekretariat Bersama Aliansi Pe…

Berita Terpopuler

ANGGOTA DPRD PANDEGLANG LAPORKAN AKUN SIBER YANG TUDUHKAN "RAMPOK" SERTA SEBARKAN UJARAN KEBENCIAN

ANGGOTA DPRD PANDEGLANG LAPORKAN AKUN SIBER YANG TUDUHKAN "RAMPOK" SERTA SEBARKAN UJARAN KEBENCIAN

Senin, Juni 22, 2026
Dugaan Kejanggalan Pengelolaan Sampah di Kecamatan Baros Disorot, Pengamat Minta Aparat Lakukan Penelusuran

Dugaan Kejanggalan Pengelolaan Sampah di Kecamatan Baros Disorot, Pengamat Minta Aparat Lakukan Penelusuran

Senin, Juni 22, 2026
KEJARI LEBAK TEGASKAN LAPORAN DALAM PROSES PENYELIDIKAN; ALIANSI MINTA DIUSUT TUNTAS DAN TRANSPARAN

KEJARI LEBAK TEGASKAN LAPORAN DALAM PROSES PENYELIDIKAN; ALIANSI MINTA DIUSUT TUNTAS DAN TRANSPARAN

Jumat, Juni 26, 2026
FITRI NUR AENI DAN TIM SEPAK TAKRAW PUTRI SMPN 5 KOTA SERANG RAIH JUARA 2 DI CILEGON

FITRI NUR AENI DAN TIM SEPAK TAKRAW PUTRI SMPN 5 KOTA SERANG RAIH JUARA 2 DI CILEGON

Minggu, Juni 21, 2026
PUTUSAN 103/pid.sus/2026/pn.mgl SIDANG NARKOBA MARYANI DIVONIS BEBAS TANPA SYARAT, TANGIS HISTERIS KELUARGA BESAR ATAS PUTUSAN.

PUTUSAN 103/pid.sus/2026/pn.mgl SIDANG NARKOBA MARYANI DIVONIS BEBAS TANPA SYARAT, TANGIS HISTERIS KELUARGA BESAR ATAS PUTUSAN.

Jumat, Juni 26, 2026
Realisasi Dana Desa Kaduengang Tahun 2024–2025 Dipertanyakan, Sejumlah Warga Soroti Transparansi Penggunaan Anggaran

Realisasi Dana Desa Kaduengang Tahun 2024–2025 Dipertanyakan, Sejumlah Warga Soroti Transparansi Penggunaan Anggaran

Kamis, Juni 25, 2026
Pernyataan Sikap Korban Terkait Jalannya Persidangan

Pernyataan Sikap Korban Terkait Jalannya Persidangan

Rabu, Juni 24, 2026
Babinsa Koramil 0219/Cikande Berikan Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Kedisiplinan kepada 156 Siswa SMKS Insan Mulya Kibin

Babinsa Koramil 0219/Cikande Berikan Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Kedisiplinan kepada 156 Siswa SMKS Insan Mulya Kibin

Rabu, Juni 24, 2026
Masyarakat Minta Wali Kota Cilegon Evaluasi Kinerja Dindikbud dan Copot Kepala Dinas

Masyarakat Minta Wali Kota Cilegon Evaluasi Kinerja Dindikbud dan Copot Kepala Dinas

Rabu, Juni 24, 2026
Kunjungi MAN 1 Metro, DPD PBSR Pertanyakan Klarifikasi Terkait Pungutan Dana Komite

Kunjungi MAN 1 Metro, DPD PBSR Pertanyakan Klarifikasi Terkait Pungutan Dana Komite

Selasa, Mei 06, 2025

Berita Terpopuler

ANGGOTA DPRD PANDEGLANG LAPORKAN AKUN SIBER YANG TUDUHKAN "RAMPOK" SERTA SEBARKAN UJARAN KEBENCIAN

ANGGOTA DPRD PANDEGLANG LAPORKAN AKUN SIBER YANG TUDUHKAN "RAMPOK" SERTA SEBARKAN UJARAN KEBENCIAN

Senin, Juni 22, 2026
Dugaan Kejanggalan Pengelolaan Sampah di Kecamatan Baros Disorot, Pengamat Minta Aparat Lakukan Penelusuran

Dugaan Kejanggalan Pengelolaan Sampah di Kecamatan Baros Disorot, Pengamat Minta Aparat Lakukan Penelusuran

Senin, Juni 22, 2026
KEJARI LEBAK TEGASKAN LAPORAN DALAM PROSES PENYELIDIKAN; ALIANSI MINTA DIUSUT TUNTAS DAN TRANSPARAN

KEJARI LEBAK TEGASKAN LAPORAN DALAM PROSES PENYELIDIKAN; ALIANSI MINTA DIUSUT TUNTAS DAN TRANSPARAN

Jumat, Juni 26, 2026
FITRI NUR AENI DAN TIM SEPAK TAKRAW PUTRI SMPN 5 KOTA SERANG RAIH JUARA 2 DI CILEGON

FITRI NUR AENI DAN TIM SEPAK TAKRAW PUTRI SMPN 5 KOTA SERANG RAIH JUARA 2 DI CILEGON

Minggu, Juni 21, 2026
PUTUSAN 103/pid.sus/2026/pn.mgl SIDANG NARKOBA MARYANI DIVONIS BEBAS TANPA SYARAT, TANGIS HISTERIS KELUARGA BESAR ATAS PUTUSAN.

PUTUSAN 103/pid.sus/2026/pn.mgl SIDANG NARKOBA MARYANI DIVONIS BEBAS TANPA SYARAT, TANGIS HISTERIS KELUARGA BESAR ATAS PUTUSAN.

Jumat, Juni 26, 2026
Realisasi Dana Desa Kaduengang Tahun 2024–2025 Dipertanyakan, Sejumlah Warga Soroti Transparansi Penggunaan Anggaran

Realisasi Dana Desa Kaduengang Tahun 2024–2025 Dipertanyakan, Sejumlah Warga Soroti Transparansi Penggunaan Anggaran

Kamis, Juni 25, 2026
Pernyataan Sikap Korban Terkait Jalannya Persidangan

Pernyataan Sikap Korban Terkait Jalannya Persidangan

Rabu, Juni 24, 2026
Babinsa Koramil 0219/Cikande Berikan Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Kedisiplinan kepada 156 Siswa SMKS Insan Mulya Kibin

Babinsa Koramil 0219/Cikande Berikan Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Kedisiplinan kepada 156 Siswa SMKS Insan Mulya Kibin

Rabu, Juni 24, 2026
Masyarakat Minta Wali Kota Cilegon Evaluasi Kinerja Dindikbud dan Copot Kepala Dinas

Masyarakat Minta Wali Kota Cilegon Evaluasi Kinerja Dindikbud dan Copot Kepala Dinas

Rabu, Juni 24, 2026
Kunjungi MAN 1 Metro, DPD PBSR Pertanyakan Klarifikasi Terkait Pungutan Dana Komite

Kunjungi MAN 1 Metro, DPD PBSR Pertanyakan Klarifikasi Terkait Pungutan Dana Komite

Selasa, Mei 06, 2025
PojokJurnal.Com

PT. Via Multimedia

Perusahaan yang bergerak di bidang digitalisasi, News, Jurnalistik, Penyiaran, Event Organizer, branding, dengan komitmen menghadirkan solusi kreatif dan inovatif untuk mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Membangun identitas digital yang kuat, modern, dan relevan dengan perkembangan teknologi masa kini. "(LEGAL PT. VIA MULTIMEDIA: NOMOR AHU-0049900.AH.01.01.TAHUN 2025 Akta Nomor 01 Tanggal 19 Juni 2025 yang dibuat oleh ROBIA AL ADAWIYAH S.H., M.KN. PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO NOMOR INDUK BERUSAHA: 2409250096209)".

Follow Us

Copyright © 2023 | PojokJurnal.Com/PT.ViaMultimedia
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan