Kedutaan Besar Iran di Jakarta Kecam Serangan Israel-AS ke Teheran, Tegaskan Hak Membela Diri dan Siap Menghadapinya
Pojok
Jurnal Jakarta –
Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia di Jakarta menanggapi
serangan yang disebut dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap
Teheran dan sejumlah kota lainnya. Dalam pernyataan resminya, pihak Kedubes
menyebut serangan gabungan tersebut sebagai bentuk agresi nyata terhadap
kedaulatan Iran.
Menghadapi situasi tersebut, Iran menyatakan bahwa Angkatan
Bersenjata Republik Islam Iran akan memberikan respons atas apa yang mereka
sebut sebagai agresi terang-terangan.
“Republik Islam Iran berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan
Bangsa-Bangsa memiliki hak untuk membela diri. Angkatan Bersenjata Republik
Islam Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya dalam rangka mempertahankan
integritas teritorial dan kedaulatan nasional dengan memberikan respons yang
tegas dan kuat terhadap agresi rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat,”
demikian pernyataan Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Sabtu (28/2).
Selain menegaskan hak membela diri, Iran juga menyinggung
tanggung jawab Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera
mengambil tindakan atas serangan tersebut. Menurut pernyataan itu, serangan yang
disebut dilakukan oleh Israel dan AS dinilai sebagai pelanggaran terhadap
Piagam PBB dan hukum internasional.
“Republik Islam Iran meminta Ketua dan para Anggota Dewan
Keamanan untuk segera mengambil langkah terkait persoalan ini,” lanjut
pernyataan tersebut, seraya merujuk pada dugaan pelanggaran terhadap Piagam
PBB, hukum internasional, hak asasi manusia, dan hukum humaniter internasional.
Di akhir pernyataannya, Kedutaan Besar Iran di Indonesia juga
mengajak pemerintah dan berbagai elemen masyarakat Indonesia untuk menyuarakan
kecaman terhadap serangan tersebut.
“Kedutaan
Besar Republik Islam Iran di Indonesia berharap Pemerintah dan rakyat
Indonesia, para tokoh politik, organisasi keagamaan dan Islam, kalangan
akademisi, serta insan media dapat secara tegas dan terbuka mengecam dimulainya
perang dan agresi terhadap wilayah Republik Islam Iran,” demikian penutup
pernyataan tersebut.
Red.
Pojok Jurnal

Posting Komentar