-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
PojokJurnal.Com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
Telusuri

PT. Via Multi Media

PT. Via Multi Media
www.pojokjurnal.com
Beranda Walikota Blitar Sampaikan Strategi Fiskal 2026, "Peningkatan PAD, Efisiensi dan Ekonomi Produktif. Walikota Blitar Sampaikan Strategi Fiskal 2026, "Peningkatan PAD, Efisiensi dan Ekonomi Produktif.

Walikota Blitar Sampaikan Strategi Fiskal 2026, "Peningkatan PAD, Efisiensi dan Ekonomi Produktif.

PokokJurnal.Com
PokokJurnal.Com
17 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Blitar, Pojok jurnal.com – Pemerintah Kota Blitar mulai menata arah kebijakan fiskal tahun anggaran 2026 dengan menekankan efisiensi belanja, penguatan pendapatan asli daerah (PAD), serta pembangunan sektor ekonomi produktif. 


Kerangka strategi tersebut disampaikan Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin, S.H.I, atau biasa di panggil Mas Ibin dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar dengan agenda penyampaian tanggapan atas pandangan umum fraksi terhadap Ranperda APBD 2026, Senin (17/11/2025).


Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim itu menjadi tahapan penting menuju finalisasi APBD 2026. Syahrul mengatakan kepada wartawan seusai sidang bahwa pembahasan anggaran akan memasuki fase krusial di tingkat Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Dia menjelaskan, DPRD menargetkan penetapan APBD dapat digelar pada 25 November 2025.


“Kami mulai kerja siang malam, karena batasan regulasi penetapan APBD adalah 30 hari sebelum akhir tahun anggaran. Harapannya tanggal 25 sudah paripurna penetapan,” ujar Syahrul. Ia menambahkan bahwa fraksi-fraksi telah menyampaikan sejumlah catatan terutama terkait proyek-proyek strategis, termasuk rencana pembangunan sirkuit, pengelolaan sampah, dan optimalisasi infrastruktur ekonomi.


Menurut dia, seluruh rencana pembangunan kini harus diuji secara matang melalui analisis biaya dan manfaat. “Pak Wali tadi menegaskan bahwa pembangunan ke depan harus melihat kebutuhan nyata dan analisa cost. Apakah nanti beban operasionalnya besar, dan apakah bisa menghasilkan PAD. Misalnya untuk sirkuit, kalau dibangun harus jelas prediksi PAD yang bisa masuk,” tuturnya.


APBD Menyusut, Pemerintah Diminta Berpikir “Out of the Box”

Dalam pidatonya, Wali Kota Syauqul Muhibbin menegaskan bahwa pemerintah harus melakukan penyesuaian besar karena kapasitas fiskal Kota Blitar pada 2026 menurun signifikan akibat berkurangnya transfer ke daerah. Ia menyebut penurunan lebih dari 17 persen, atau sekitar Rp. 140 miliar, sebagai alarm penting yang harus dijadikan pijakan dalam mengarahkan pembangunan daerah.


“Kondisi ini bukan sekadar masalah keuangan, tetapi tantangan struktural bagi arah pembangunan Kota Blitar ke depan,” ujar Mas Ibin dalam sidang. 


Ia menyebut pemikiran ekonom John Maynard Keynes mengenai multiplayer effect sebagai rujukan untuk menegaskan bahwa penguatan belanja pemerintah memiliki dampak luas terhadap permintaan, produksi, dan penciptaan lapangan kerja.


Namun ketika kemampuan belanja menurun, kata wali kota, daerah harus berani keluar dari zona nyaman. “Pemerintah harus berpikir inovatif dan bergerak cepat agar tidak terjebak stagnasi,” ujarnya. Ia menekankan bahwa strategi pembangunan 2026 diarahkan pada penguatan sektor-sektor produktif untuk menjaga pergerakan ekonomi lokal.


Dari sisi pendapatan, Mas Ibin menegaskan pentingnya mewujudkan kemandirian fiskal. Pemerintah akan menertibkan tata kelola pajak dan retribusi, mulai dari deregulasi tarif hingga perluasan basis wajib pajak. Pembenahan parkir tepi jalan dan penambahan parkir khusus pemerintah termasuk dalam prioritas.


Selain itu, aset-aset daerah akan dikelola lebih produktif. Pemerintah mencanangkan pembentukan destinasi wisata baru, transformasi pasar tradisional, dan komersialisasi sarana olahraga. Rencana pengembangan Sirkuit Sentul Blitar juga menjadi bagian dari strategi peningkatan PAD.


“Semua pembangunan harus diukur sejak awal, apakah layak dan apakah bisa menjadi sumber pendapatan daerah,” jelas Mas Ibin.


Pemerintah juga menyiapkan optimalisasi BUMD melalui kontrak kinerja dengan target bisnis terukur, serta membuka peluang investasi melalui skema kerja sama pemanfaatan aset tanpa membebani APBD. Penyusunan regulasi kemudahan berusaha dan investasi juga dipercepat untuk menjadikan Kota Blitar sebagai pusat pelayanan kawasan.


Dari sisi belanja, pemerintah mengubah paradigma anggaran dengan memperkuat belanja yang efektif dan tepat sasaran. Belanja-belanja tidak produktif seperti perjalanan dinas, kegiatan seremonial, dan logistik perkantoran akan dipangkas.


“Kami memprioritaskan belanja esensial yang berdampak langsung bagi pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap wali kota.


Belanja tepat sasaran dan kurangi kegiatan seremonial.

Kegiatan pemerintah diimbau memanfaatkan gedung milik daerah, sementara belanja makan-minum serta pendukung kegiatan lain dikurangi. Pemerintah juga melakukan penyesuaian tambahan penghasilan pegawai hingga 15 persen.


Belanja modal produktif seperti pemeliharaan fasilitas umum dan pembangunan infrastruktur yang memiliki multiplayer effect diperkuat. Pemerintah juga menegaskan tidak akan membangun proyek yang membebani anggaran operasional tinggi.


“Setiap pengeluaran harus menghasilkan dampak nyata dan terukur,” ujar Mas Ibin. Pemerintah menerapkan anggaran berbasis kinerja dengan indikator jelas, disertai monitoring dan evaluasi berkala untuk mencegah pemborosan.


Rastrada Tetap Jalan, Kemiskinan Turun


Terkait perlindungan sosial, Wali Kota menegaskan bahwa program Rastrada tetap berjalan pada 2026 meski ada penyesuaian anggaran. Program tersebut diintegrasikan dengan BPNT, PKH, BLT-S, Berkat SAE, Home Care Lansia, serta bantuan anak yatim dan penyandang disabilitas.


“Rastrada disesuaikan dengan basis data yang lebih akurat agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” kata Wali Kota dalam sidang.


Ia menyebut kemiskinan Kota Blitar menurun menjadi 6,60 persen pada Maret 2025 atau 9.690 jiwa, dari sebelumnya 6,75 persen. Penurunan ini terjadi berkat sinergi program pemerintah pusat, provinsi, dan pemkot yang menjangkau lebih dari 27 ribu penerima manfaat.


Data tersebut, kata wali kota, menunjukkan bahwa seluruh warga miskin Kota Blitar telah mengakses bantuan sosial. Program pemerintah daerah berfungsi sebagai penyangga agar masyarakat tidak jatuh lebih dalam ke kemiskinan.


Program KARYAMAS Disesuaikan, Partisipasi Warga Tetap Dijaga


Program KARYAMAS, hasil transformasi dari program RT Keren, juga mendapat penyesuaian. Meski anggaran tahun 2026 lebih terbatas, pemerintah memastikan semangat pemberdayaan tetap berjalan.


“Penurunan alokasi bukan karena mengurangi volume program, tetapi konsekuensi dari menurunnya kapasitas APBD. Skala prioritas harus lebih ketat,” ujar Mas Ibin.


Program itu tetap dirancang untuk memperkuat partisipasi masyarakat dari tingkat RT hingga kelurahan, termasuk pemenuhan belanja wajib kewilayahan dengan penghitungan ulang sesuai regulasi.


Menuju Kota Blitar yang Tangguh dan Produktif


Menutup tanggapannya, Wali Kota menegaskan pentingnya kerja bersama antara eksekutif dan legislatif untuk menghadapi tantangan fiskal 2026. Ia menyebut bahwa Kota Blitar harus bergerak dalam satu frekuensi untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah.


“Arah kebijakan fiskal 2026 dirancang untuk menjadikan Kota Blitar tetap tangguh dan produktif, meski anggarannya turun,” ujarnya.


Ketua DPRD, Syahrul Alim, menanggapi positif strategi tersebut. Ia menegaskan DPRD siap bekerja cepat demi menghasilkan APBD yang kredibel dan responsif. “Kami mendukung langkah efisiensi dan optimalisasi PAD. Yang penting pembangunan berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.


Dengan pembahasan intensif di Banggar dan TAPD yang berlangsung mulai pekan ini, Kota Blitar berharap dapat menetapkan APBD 2026 tepat waktu, sekaligus memastikan setiap rupiah anggaran berpihak pada kesejahteraan warga dan ketahanan ekonomi daerah.


Penulis : Petrus*

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

UCAPAN DARI YUKIE PAS BAND

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Advertiser

Advertiser
CAVIAR HERBAL

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Aliansi Gerakan Serang Raya Desak Aparat Hukum: Fokus Periksa Dana BOP Tahun 2022, PKBM Ummul Qurro yang Kini Berubah Nama Jadi Darul Mutiin Diduga Sembunyikan Jejak Keuangan

pojok jurnal- Minggu, Mei 31, 2026 0
Aliansi Gerakan Serang Raya Desak Aparat Hukum: Fokus Periksa Dana BOP Tahun 2022, PKBM Ummul Qurro yang Kini Berubah Nama Jadi Darul Mutiin Diduga Sembunyikan Jejak Keuangan
Serang, Viewss.Id |31 Mei 2026 – Suara keras datang dari Aliansi Gerakan Serang Raya yang dikomandoi Bahrudin. Organisasi masyarakat ini secara tegas dan men…

Berita Terpopuler

*Pemberian Gizi Gratis bagi anak Stunting Desa Sumber.*

*Pemberian Gizi Gratis bagi anak Stunting Desa Sumber.*

Senin, Mei 25, 2026
Dugaan Manipulasi Data Dapodik Terungkap: PKBM Ummul Qurro Berubah Nama Menjadi Darul Mutiin, Pengelola Diduga Sembunyikan Jejak Anggaran

Dugaan Manipulasi Data Dapodik Terungkap: PKBM Ummul Qurro Berubah Nama Menjadi Darul Mutiin, Pengelola Diduga Sembunyikan Jejak Anggaran

Minggu, Mei 31, 2026
Bungkam Seribu Bahasa Menjawab Surat Klarifikasi, Aliansi Peduli Banten Akan Lapor Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Rp 4,5 Miliar ke Polda

Bungkam Seribu Bahasa Menjawab Surat Klarifikasi, Aliansi Peduli Banten Akan Lapor Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Rp 4,5 Miliar ke Polda

Jumat, Mei 29, 2026
JALAN PROVINSI TONJONG RUSAK PARAH, JEMBATAN JEBOL, ALIANSI PEDULI BANTEN TEGASKAN UPTD JALAN JEMBATAN SERANG-CILEGON WAJIB DIPERIKSA

JALAN PROVINSI TONJONG RUSAK PARAH, JEMBATAN JEBOL, ALIANSI PEDULI BANTEN TEGASKAN UPTD JALAN JEMBATAN SERANG-CILEGON WAJIB DIPERIKSA

Sabtu, Mei 23, 2026
Ditreskrimsus Polda Banten, Gelar Sosialisasi Undang Undang No. 20 tahun 2025 Tentang Kitab  Undang Undang Hukum Acara Pidana ( KUHAP ) kepada para PPNS

Ditreskrimsus Polda Banten, Gelar Sosialisasi Undang Undang No. 20 tahun 2025 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana ( KUHAP ) kepada para PPNS

Jumat, Mei 22, 2026
Perjuangan Relawan Menembus Pelosok, Kurban Sapi Hadir di Kampung yang Belum Pernah Tersentuh

Perjuangan Relawan Menembus Pelosok, Kurban Sapi Hadir di Kampung yang Belum Pernah Tersentuh

Rabu, Mei 27, 2026
Ketua Gerakan Serang Raya Penuhi Undangan Resmi Ditreskrimsus Polda Banten: Koordinasi Laporan 10 Lembaga PKBM Terkait Dugaan Korupsi 2024–2025

Ketua Gerakan Serang Raya Penuhi Undangan Resmi Ditreskrimsus Polda Banten: Koordinasi Laporan 10 Lembaga PKBM Terkait Dugaan Korupsi 2024–2025

Kamis, Mei 21, 2026
*Pengadilan Tinggi Jakarta Ikuti Pencanangan SMAP Tahun 2026*

*Pengadilan Tinggi Jakarta Ikuti Pencanangan SMAP Tahun 2026*

Selasa, April 14, 2026
 *IMO-Indonesia Kutuk Penangkapan Jurnalis Republika oleh Zionis Israel*

*IMO-Indonesia Kutuk Penangkapan Jurnalis Republika oleh Zionis Israel*

Selasa, Mei 19, 2026

Berita Terpopuler

*Pemberian Gizi Gratis bagi anak Stunting Desa Sumber.*

*Pemberian Gizi Gratis bagi anak Stunting Desa Sumber.*

Senin, Mei 25, 2026
Dugaan Manipulasi Data Dapodik Terungkap: PKBM Ummul Qurro Berubah Nama Menjadi Darul Mutiin, Pengelola Diduga Sembunyikan Jejak Anggaran

Dugaan Manipulasi Data Dapodik Terungkap: PKBM Ummul Qurro Berubah Nama Menjadi Darul Mutiin, Pengelola Diduga Sembunyikan Jejak Anggaran

Minggu, Mei 31, 2026
Bungkam Seribu Bahasa Menjawab Surat Klarifikasi, Aliansi Peduli Banten Akan Lapor Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Rp 4,5 Miliar ke Polda

Bungkam Seribu Bahasa Menjawab Surat Klarifikasi, Aliansi Peduli Banten Akan Lapor Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Rp 4,5 Miliar ke Polda

Jumat, Mei 29, 2026
JALAN PROVINSI TONJONG RUSAK PARAH, JEMBATAN JEBOL, ALIANSI PEDULI BANTEN TEGASKAN UPTD JALAN JEMBATAN SERANG-CILEGON WAJIB DIPERIKSA

JALAN PROVINSI TONJONG RUSAK PARAH, JEMBATAN JEBOL, ALIANSI PEDULI BANTEN TEGASKAN UPTD JALAN JEMBATAN SERANG-CILEGON WAJIB DIPERIKSA

Sabtu, Mei 23, 2026
Ditreskrimsus Polda Banten, Gelar Sosialisasi Undang Undang No. 20 tahun 2025 Tentang Kitab  Undang Undang Hukum Acara Pidana ( KUHAP ) kepada para PPNS

Ditreskrimsus Polda Banten, Gelar Sosialisasi Undang Undang No. 20 tahun 2025 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana ( KUHAP ) kepada para PPNS

Jumat, Mei 22, 2026
Perjuangan Relawan Menembus Pelosok, Kurban Sapi Hadir di Kampung yang Belum Pernah Tersentuh

Perjuangan Relawan Menembus Pelosok, Kurban Sapi Hadir di Kampung yang Belum Pernah Tersentuh

Rabu, Mei 27, 2026
Ketua Gerakan Serang Raya Penuhi Undangan Resmi Ditreskrimsus Polda Banten: Koordinasi Laporan 10 Lembaga PKBM Terkait Dugaan Korupsi 2024–2025

Ketua Gerakan Serang Raya Penuhi Undangan Resmi Ditreskrimsus Polda Banten: Koordinasi Laporan 10 Lembaga PKBM Terkait Dugaan Korupsi 2024–2025

Kamis, Mei 21, 2026
*Pengadilan Tinggi Jakarta Ikuti Pencanangan SMAP Tahun 2026*

*Pengadilan Tinggi Jakarta Ikuti Pencanangan SMAP Tahun 2026*

Selasa, April 14, 2026
 *IMO-Indonesia Kutuk Penangkapan Jurnalis Republika oleh Zionis Israel*

*IMO-Indonesia Kutuk Penangkapan Jurnalis Republika oleh Zionis Israel*

Selasa, Mei 19, 2026
PojokJurnal.Com

PT. Via Multimedia

Perusahaan yang bergerak di bidang digitalisasi, News, Jurnalistik, Penyiaran, Event Organizer, branding, dengan komitmen menghadirkan solusi kreatif dan inovatif untuk mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Membangun identitas digital yang kuat, modern, dan relevan dengan perkembangan teknologi masa kini. "(LEGAL PT. VIA MULTIMEDIA: NOMOR AHU-0049900.AH.01.01.TAHUN 2025 Akta Nomor 01 Tanggal 19 Juni 2025 yang dibuat oleh ROBIA AL ADAWIYAH S.H., M.KN. PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO NOMOR INDUK BERUSAHA: 2409250096209)".

Follow Us

Copyright © 2023 | PojokJurnal.Com/PT.ViaMultimedia
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan