Di Balik Seragam Cokelat, Ada Kepedulian: Bidpropam Polda Banten Santuni Yatim dan Janda di Pulojajar - Serang
BANTEN, Pojok Jurnal – Suasana haru menyelimuti Masjid
Al-Azhab, Link Pulojajar, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota
Serang, Selasa (3/3/2026) siang. Di bawah lantunan doa dan tatapan penuh harap
anak-anak, jajaran Bidpropam Polda Banten hadir bukan sekadar sebagai aparat,
tetapi sebagai saudara yang datang membawa kepedulian.
Tepat pukul 13.00 WIB, kegiatan silaturahmi dan santunan dimulai. Anak-anak yatim/piatu duduk berjejer rapi bersama ibu-ibu janda yang telah ditinggal wafat suami tercinta. Wajah-wajah polos itu menyiratkan cerita kehidupan yang tidak mudah, namun tetap menyimpan semangat untuk bertahan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kasubbidprovos
Bidpropam Polda Banten, personel Urbinpam Subbidpaminal, personel
Subbidwabprof, serta personel Subbidprovos Bidpropam Polda Banten. Hadir pula
Ketua DKM Masjid Al-Azhab Link Pulojajar, Ketua RT Pulojajar Banjarsari, tokoh
masyarakat, dan tokoh agama yang menjadi saksi kebersamaan tersebut.
Tak berhenti di dalam masjid, kepedulian itu
berlanjut hingga ke rumah-rumah warga. Jajaran Bidpropam melakukan sambang
kepada anak yatim dan ibu janda yang tengah terbaring sakit. Di ruang sederhana
dengan dinding yang mulai memudar, bantuan diserahkan langsung di sisi tempat
tidur mereka. Doa dipanjatkan, tangan digenggam erat, dan semangat disampaikan
agar tetap kuat menghadapi ujian hidup.
Momen itu menjadi gambaran bahwa di balik
seragam cokelat yang tegas, ada hati yang peduli. Kehadiran Bidpropam Polda
Banten bukan hanya menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga menegaskan komitmen
untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan
uluran tangan.
Bagi warga Pulojajar, kegiatan ini bukan
sekadar seremoni. Ini adalah bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian masih
tumbuh kuat. Santunan yang diberikan mungkin tak menghapus seluruh kesulitan,
namun mampu menyalakan kembali harapan—bahwa mereka tidak sendiri dalam
menjalani hidup.
Melalui
langkah sederhana namun penuh makna ini, Bidpropam Polda Banten menunjukkan
bahwa pengabdian sejati bukan hanya soal penegakan aturan, melainkan juga
tentang merawat kemanusiaan.
Redaksi Pojok Jurnal

.jpeg)


Posting Komentar