M. SAMANHUDI ANWAR, MANTAN WALIKOTA BLITAR DUA PERIODE RAMAIKAN BURSA KETUA KONI KOTA BLITAR.
Blitar, PojokJurnal.com - [Mantan Walikota Blitar dua periode (2009-2014 dan 2014-2019) M. Samanhudi Anwar kembali tampil ke publik dengan mencalonkan diri sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Blitar periode 2026-2030.
Kepastian pencalonannya tersebut dia tunjukan dengan mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ketua KONI Kota Blitar kepada Team Penjaringan di kantor KONI jalan Cokroaminoto Kota Blitar, Sabtu malam (09/05/2026) sekitar pukul 23.00 WIB atau beberapa menit sebelum di tutupnya tenggat pengembalian formulir pendaftaran Bakal calon Ketua KONI Kota Blitar pada pukul 24.00 WIB.
Samanhudi Anwar, mantan orang kuat di Kota Blitar yang pernah tersandung kasus Korupsi saat menjabat sebagai Walikota Blitar di periode keduanya serta kasus perampokan rumah dinas Walikota Blitar Santoso itu, tiba di Kantor KONI Kota Blitar sekitar pukul 23.00 WIB dengan di dampingi oleh sejumlah pendukungnya.
Waktu kedatangannya hampir bersamaan dengan kedatangan mantan ketua KONI Kabupaten Blitar Dua periode, yaitu Tonny Andreas yang juga mencalonkan diri untuk kursi Ketua KONI Kota Blitar periode 2026-2030.
Tonny Andreas lebih dulu mengembalikan formulir pendaftaran kepada team penjaringan dan beberapa saat kemudian di susul oleh Samanhudi Anwar.
Ketua team Penjaringan, Slamet Hariyono Saputro memastikan bahwa hanya ada dua bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran hingga batas akhir waktu pengembalian yang telah di tetapkan yakni hari Sabtu tanggal 9 Mei 2026, pukul 24.00 WIB.
“Hanya dua yang mengembalikan formulir. Sampai saat ini belum ada (calon lain) yang memberitahu mau mengembalikan formulir. Jadi yang maju hanya Bapak Samanhudi dan Bapak Tonny Andreas,” ujar Slamet saat ditemui di Kantor KONI Kota Blitar, Minggu (10/5/2026) dini hari.
Menurut Slamet, sebenarnya terdapat 6 orang yang telah mengambil formulir pendaftaran calon Ketua KONI Kota Blitar periode 2026-2030, termasuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Syahrul Alim dan Ketua KONI Kota Blitar periode 2021-2026 Sukardji.
Namun, empat calon lainnya tidak mengembalikan formulir pendaftaran hingga batas waktu habis.
Slamet mengatakan bahwa tahapan proses pemilihan Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan persyaratan administratif yang telah diserahkan oleh para bakal calon. Kedua bakal calon masih memiliki waktu hingga Rabu (13/5/2026) untuk memperbaiki ataupun melengkapi persyaratan jika masih kurang. “Penetapan calon akan dilakukan Jumat (15/5/2026) dan pemilihan calon tanggal 19 Mei 2026,” ujarnya.
Menurut Slamet, pemilihan akan dilakukan dengan pemungutan suara secara tertutup dengan 37 Cabang Olahraga (cabor) yang memiliki hak suara. “Sebenarnya ada 38 cabor tetapi ada satu cabor, yakni cabor menembak yang tidak aktif,” tuturnya. Jadi, ditambah dengan Ketua KONI Kota Blitar demisioner dan KONI Provinsi Jawa Timur, maka total akan ada 39 peserta yang memiliki hak suara, lanjutnya.
(Oppet).

Posting Komentar