-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
PojokJurnal.Com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Kabar Polisi
  • Kabar TNI
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Opini
  • Sosok
  • Teknologi
  • Industri
  • Info dan Tips
  • Wisata
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Politik
  • Ekonomi
Telusuri

PT. Via Multi Media

PT. Via Multi Media
www.pojokjurnal.com
Beranda Di Balik Gencatan: Implikasinya bagi Indonesia* Di Balik Gencatan: Implikasinya bagi Indonesia*

Di Balik Gencatan: Implikasinya bagi Indonesia*

Bahrudin Thea
Bahrudin Thea
09 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Jakarta - PojokJurnal com.  [Perkembangan terbaru konflik Timur Tengah yang melibatkan Republik Islam Iran dengan Israel-Amerika Serikat (AS) kini memasuki babak baru.


Berdasarkan informasi terbaru, Presiden AS, Donald Trump telah mengeluarkan pernyataan yang mengarah pada langkah penghentian perang atau gencatan senjata untuk dua minggu ke depan.


Munculnya kabar tersebut tentu bukan sekadar sekadar jeda militer, melainkan sebagai pintu masuk menuju penataan ulang keseimbangan geopolitik global yang sempat porak-poranda selama kurang lebih satu bulan terakhir.


Dunia sebelum itu telah menyaksikan bagaimana konflik tersebut berpotensi meluas sehingga nyaris tidak bisa dihentikan.


Hal mana telah mengganggu bahkan mengancam stabilitas tidak hanya di kawasan Timur Tengah (Timteng) saja, tetapi juga mengguncang fondasi ekonomi global akibat efek domino berupa krisis pasokan minyak dunia yang ditimbulkan.


Baru dalam beberapa minggu perang, dampaknya benar-benar terasa, di mana terjadi fluktuasi harga energi, gangguan rantai pasok, hingga ketidakpastian pasar keuangan.


Demikian, wacana gencatan senjata yang berhembus kencang baru-baru ini menjadi harapan sekaligus ujian berat, utamanya bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pertikaian. 


Oleh karenanya, setiap upaya menuju deeskalasi konflik memiliki makna penting dan strategis, baik bagi perekonomian dunia maupun masa depan perdamaian internasional.


*Esensi Gencatan Senjata*


Apa yang bisa dimaknai di balik gencatan senjata dalam konflik Iran versus Israel–AS adalah bahwa langkah tersebut tidak semata-mata dilihat sebagai bentuk penghentian sementara aksi militer. 


Sebaliknya, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa keputusan tersebut mencerminkan tarik-menarik kepentingan strategis yang kemungkinan pengaruhnya jauh lebih kompleks dari sekadar menyentuh isu kedaulatan, keamanan energi, maupun legitimasi politik di tingkat global. 


Sebagaimana terlihat, dalam proposal 10 poin yang diajukan Iran menunjukkan posisi tawar yang tegas sekaligus menarik untuk disimak.


Pertama, poin tentang jaminan non-agresi dari AS, yang mana bermakna bahwa Iran menuntut pengakuan atas hak kedaulatannya untuk terbebas dari ancaman militer. 


Hal ini menjadi fondasi penting, bahwa tanpa jaminan tersebut, gencatan senjata hanya akan menjadi syarat temporer yang tidak mengubah esensi konflik. 


Sementara itu, tuntutan kedua soal kontrol berkelanjutan atas Selat Hormuz, mempunyai implikasi besar terhadap jalur distribusi energi dunia, menimbang sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati kawasan tersebut.


Hak pengayaan uranium yang menjadi poin ketiga juga tidak kalah sensitif. Bagi Iran, proposal ini menjadi simbol kedaulatan teknologi dan energi yang harus dihormati siapapun.


Namun, bagi AS dan negara-negara Barat, tentu hal tersebut berkaitan erat dengan potensi proliferasi senjata nuklir yang memberikan ancaman serius di masa mendatang. 


Di sisi lain, tawaran pencabutan sanksi primer dan sekunder yang merupakan poin keempat dan kelima, serta pembatalan resolusi PBB dan IAEA sebagai poin keenam dan ketujuh, mempertegas dan memperjelas keinginan Iran untuk keluar dari isolasi ekonomi dan politik yang selama ini mempersulit negara tersebut.


Akhirnya, poin serius terdapat pada permintaan kompensasi (poin kedelapan) dan penarikan pasukan AS dari kawasan (poin kesembilan). Pada kedua poin tersebut memperlihatkan upaya Iran untuk memulihkan tekanan geopolitik menjadi keuntungan strategis. 


Lalu, pada poin kesepuluh yang berisi tentang penghentian perang di semua front, termasuk di Lebanon, menunjukkan bahwa Iran memandang konflik ini sebagai bagian dari jaringan perlawanan regional yang lebih luas.


Dengan melihat 10 butir tuntutan Iran sebagai prasyarat gencatan senjata yang untuk sementara diamini Trump, bermakna bukan sekadar penghentian konflik, melainkan upaya restrukturisasi tatanan keamanan kawasan. 


Tantangannya kemudian berada pada sejauh mana pihak-pihak terkait bersedia berkompromi terhadap tawaran tersebut.


*Dampak bagi Indonesia*


Khusus bagi Indonesia, perkembangan terkini konflik Timteng membawa implikasi yang sangat krusial dan nyata, teristimewa dalam sektor energi. 


Ketergantungan yang begitu besar terhadap impor minyak membuat setiap gejolak di kawasan Timteng baik langsung ataupun tidak memengaruhi stabilitas ekonomi dalam negeri.


Dampak tersebut terlihat sejak beberapa minggu terakhir tekanan terhadap APBN hingga inflasi domestik begitu nyata. 


Dalam kondisi ini, tentu gencatan senjata akan menjadi faktor penting yang dapat meredakan volatilitas harga energi global dan menghindari negara ini dari bahaya krisis energi.


Di balik situasi yang berjalan dinamis, apresiasi setinggi-tingginya tentu harus diberikan kepada Presiden Prabowo Subianto atas perannya yang cukup vital dalam menjaga ketahanan energi nasional. 


Bahkan di saat negara-negara lain mulai mengalami kepanikan hebat sehingga mengambil langkah darurat berupa penghematan penggunaan energi, Indonesia justru merespons dinamika tersebut dengan sangat berhati-hati tanpa mengambil langkah reaktif.

 

Dengan latar belakang kepemimpinan yang kuat di bidang pertahanan dan geopolitik, Prabowo menjadi sosok penting di balik kesuksesan mengatasi bahaya eksternal tersebut.


Bahkan ketika negara dihadapkan pada tantangan untuk memainkan diplomasi yang aktif, adaptif, dan berimbang, Indonesia mampu tampil dengan cukup aktif dan solutif.


Sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia memiliki ruang cukup dinamis dan fleksibel untuk berperan sebagai jembatan dialog di tengah polarisasi global.


Terkait momentum yang sedang terjadi saat ini, Indonesai tetap diharapkan memanfaatkan dengan baik melalui upaya untuk mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor. 


Dengan demikian, kebijakan luar negeri dan strategi penguatan energi nasional harus kembali menjadi prioritas dan berjalan selaras dalam menghadapi ketidakpastian global.


Pada akhirnya, keputusan gencatan senjata antara Iran vs Israel-ASharus dipandang bukan semata meredanya konflik, melainkan juga tentang bagaimana Indonesia mengambil langkah cepat dan efektif dalam membaca situasi, mengambil posisi strategis, dan memastikan bahwa kepentingan nasional tetap terlindungi.

Red Bahrudin 

*Sumber Direktur Eksekutif INISIATOR*

  

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

UCAPAN DARI YUKIE PAS BAND

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Advertiser

Advertiser
CAVIAR HERBAL

Advertiser

Advertiser
Marhaban Yaa Ramadhan "DPRD Provinsi Banten Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa"

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Presiden Tekankan Kerja Nyata, Kementerian Ekraf Siap Jadi Motor Ketahanan Ekonomi Nasional*

Bahrudin Thea- Kamis, April 09, 2026 0
Presiden Tekankan Kerja Nyata, Kementerian Ekraf Siap Jadi Motor Ketahanan Ekonomi Nasional*
*Jakarta - PojokJurnal com  , [8 April 2026* – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf)  berkomitmen untuk terus memperkuat sektor ekonomi …

Berita Terpopuler

Penolakan Warga  Kampung  Pamengker   Adanya Aktifitas  Wisata  PT Vila Emas Dan Pendakian  Gunung Pulosari  Disoal

Penolakan Warga Kampung Pamengker Adanya Aktifitas Wisata PT Vila Emas Dan Pendakian Gunung Pulosari Disoal

Selasa, April 07, 2026
Jelang Idul Adha Saung Ternak Terate Sediakan Hewan Qurban dengan Harga Bersahabat

Jelang Idul Adha Saung Ternak Terate Sediakan Hewan Qurban dengan Harga Bersahabat

Senin, April 06, 2026
DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

Selasa, April 07, 2026
*Kaji Perubahan Pola Mutasi & Promosi Kepaniteraan, BSDK MA Gelar FGD*

*Kaji Perubahan Pola Mutasi & Promosi Kepaniteraan, BSDK MA Gelar FGD*

Kamis, April 09, 2026
Kerja Sama Komisi 10 RI  Besama BRIN  AI Peningkatan Kapasitas  Pengguna Riset Dan Inovasi untuk Masyarakat

Kerja Sama Komisi 10 RI Besama BRIN AI Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset Dan Inovasi untuk Masyarakat

Minggu, April 05, 2026
*Lantik KPN Kuala Simpang, KPT Banda Aceh Pesankan Jaga Semangat dan Kebersamaan*

*Lantik KPN Kuala Simpang, KPT Banda Aceh Pesankan Jaga Semangat dan Kebersamaan*

Sabtu, April 04, 2026
Epic Moment IKAHI dan Urgensi RUU Hukum Perdata Internasional*

Epic Moment IKAHI dan Urgensi RUU Hukum Perdata Internasional*

Jumat, April 03, 2026
 *Sejauh Mana Etika Mempengaruhi Putusan Hakim?*

*Sejauh Mana Etika Mempengaruhi Putusan Hakim?*

Kamis, April 09, 2026
Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai*

Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai*

Kamis, April 09, 2026
HUT Dharma Pertiwi, Donor Darah di Korem 064/MY Lampaui Target

HUT Dharma Pertiwi, Donor Darah di Korem 064/MY Lampaui Target

Jumat, April 03, 2026

Berita Terpopuler

Penolakan Warga  Kampung  Pamengker   Adanya Aktifitas  Wisata  PT Vila Emas Dan Pendakian  Gunung Pulosari  Disoal

Penolakan Warga Kampung Pamengker Adanya Aktifitas Wisata PT Vila Emas Dan Pendakian Gunung Pulosari Disoal

Selasa, April 07, 2026
Jelang Idul Adha Saung Ternak Terate Sediakan Hewan Qurban dengan Harga Bersahabat

Jelang Idul Adha Saung Ternak Terate Sediakan Hewan Qurban dengan Harga Bersahabat

Senin, April 06, 2026
DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

Selasa, April 07, 2026
*Kaji Perubahan Pola Mutasi & Promosi Kepaniteraan, BSDK MA Gelar FGD*

*Kaji Perubahan Pola Mutasi & Promosi Kepaniteraan, BSDK MA Gelar FGD*

Kamis, April 09, 2026
Kerja Sama Komisi 10 RI  Besama BRIN  AI Peningkatan Kapasitas  Pengguna Riset Dan Inovasi untuk Masyarakat

Kerja Sama Komisi 10 RI Besama BRIN AI Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset Dan Inovasi untuk Masyarakat

Minggu, April 05, 2026
*Lantik KPN Kuala Simpang, KPT Banda Aceh Pesankan Jaga Semangat dan Kebersamaan*

*Lantik KPN Kuala Simpang, KPT Banda Aceh Pesankan Jaga Semangat dan Kebersamaan*

Sabtu, April 04, 2026
Epic Moment IKAHI dan Urgensi RUU Hukum Perdata Internasional*

Epic Moment IKAHI dan Urgensi RUU Hukum Perdata Internasional*

Jumat, April 03, 2026
 *Sejauh Mana Etika Mempengaruhi Putusan Hakim?*

*Sejauh Mana Etika Mempengaruhi Putusan Hakim?*

Kamis, April 09, 2026
Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai*

Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai*

Kamis, April 09, 2026
HUT Dharma Pertiwi, Donor Darah di Korem 064/MY Lampaui Target

HUT Dharma Pertiwi, Donor Darah di Korem 064/MY Lampaui Target

Jumat, April 03, 2026
PojokJurnal.Com

About Us

PojokJurnal.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: pojokjurnal59@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 | PojokJurnal.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Syarat dan Ketentuan