Diduga Tak Sesuai Kebutuhan Warga, Aktivis Desak Gubernur Banten Kaji Ulang Proyek Penataan Situ Cikedal
Pandeglang – PojokJurnal com [Rencana Pemerintah Provinsi Banten membangun kawasan Situ Cikedal di Kecamatan Cikedal diduga menuai penolakan dari sejumlah aktivis dan masyarakat Kabupaten Pandeglang. Mereka mendesak Gubernur Banten, Andra Soni, untuk mengkaji ulang proyek tersebut karena dinilai diduga belum menjadi kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat.
Koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Pandeglang, Riki, mengatakan anggaran proyek yang berdasarkan informasi yang beredar disebut mencapai sekitar Rp9 miliar sebaiknya diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur jalan yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat, terutama di wilayah Pandeglang bagian selatan.
"Menurut kami, sebelum anggaran miliaran rupiah itu digunakan, lebih baik Pak Gubernur Andra Soni mengkaji ulang proyek tersebut. Anggaran sebesar itu akan lebih bermanfaat jika dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat," ujarnya.
Riki menilai pembangunan kawasan Situ Cikedal yang disebut akan dijadikan destinasi wisata diduga belum menjawab kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak akan optimal apabila akses jalan menuju berbagai kawasan wisata masih banyak yang rusak.
"Mengapa pemerintah provinsi tidak melihat kebutuhan yang lebih mendesak bagi warga Pandeglang. Masyarakat saat ini lebih membutuhkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Pandeglang selatan," katanya.
Ia juga berharap anggota DPRD Provinsi Banten dari daerah pemilihan Kabupaten Pandeglang dapat menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Gubernur agar kebijakan pembangunan lebih memprioritaskan kebutuhan dasar warga.
"Selama ini masyarakat sudah bosan dengan kondisi infrastruktur jalan. DPRD Provinsi dari Dapil Pandeglang seharusnya lebih mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat agar pembangunan tidak diduga hanya menghabiskan anggaran tanpa memberikan dampak yang signifikan," tambahnya.
Menurut Riki, apabila Pemerintah Provinsi Banten ingin mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Pandeglang, maka langkah yang lebih tepat adalah membangun dan memperbaiki akses jalan menuju lokasi-lokasi wisata yang selama ini kondisinya masih memprihatinkan.
Senada dengan itu, Aktivis Mahasiswa Pandeglang, Madsuni, menilai Pemerintah Provinsi Banten seharusnya lebih mengutamakan program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.
"Jangan sampai anggaran miliaran rupiah terbuang untuk program yang diduga belum menjadi prioritas masyarakat. Warga tentu lebih menginginkan perbaikan infrastruktur jalan yang hingga kini masih banyak mengalami kerusakan, terutama di wilayah Pandeglang selatan," ujarnya.
Ia berharap proyek penataan Situ Cikedal dapat dikaji kembali dan apabila memungkinkan anggarannya dialihkan untuk pembangunan jalan yang dinilai lebih mendesak karena berkaitan langsung dengan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Provinsi Banten belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi terkait kritik dan aspirasi yang disampaikan oleh sejumlah aktivis tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, apabila terdapat penjelasan dari pihak terkait.
Usup

Posting Komentar