Tanjung Jabung Timur Siap Terima Alokasi Inpres Jalan Daerah Terbesar di Jambi, Capai Rp90 Miliar
MUARASABAK, - PojokJurnal com [14 September 2026 — Harapan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, yang selama ini menghadapi tantangan kondisi tanah gambut dan kerusakan jalan yang berkepanjangan, kini semakin nyata. Tahun ini daerah tersebut diproyeksikan menerima alokasi anggaran pembangunan jalan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah sebesar sekitar Rp90 miliar — nilai terbesar yang pernah diterima di Provinsi Jambi melalui program tersebut.
Kabar ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI dapil Jambi, Edi Purwanto, saat melakukan kunjungan kerja langsung meninjau ruas jalan yang masuk dalam prioritas program, di Kecamatan Rantau Rasau dan Muara Sabak Timur.
Edi menjelaskan, alokasi besar ini bukanlah hasil yang instan, melainkan buah dari perjuangan panjang menyuarakan aspirasi daerah serta pembuktian mendesaknya penanganan infrastruktur di wilayah tersebut. Hal ini diperkuat data yang disampaikan Bupati Dillah Hikmah Sari, yang menyebutkan bahwa ruas jalan dalam kondisi baik di Tanjung Jabung Timur saat ini baru mencapai 16 persen.
Dalam pertemuannya, Edi menyebut ketekunan Bupati Dillah yang secara terus-menerus memperjuangkan kebutuhan daerahnya — yang ia sebut dengan ringan sebagai "agak cerewet" — justru menjadi modal penting agar kebutuhan Tanjung Jabung Timur didengar dan diprioritaskan pemerintah pusat.
"Beliau beberapa kali menyampaikan langsung kepada saya, dan ketekunan itulah yang mendorong kami untuk berjuang lebih keras. Karena tahun lalu Tanjung Jabung Timur belum menerima alokasi Inpres Jalan Daerah, maka tahun ini kami perjuangkan agar porsinya lebih besar dan memadai," ujar Edi.
Selain tingkat kerusakan jalan yang tinggi, karakteristik wilayah yang didominasi lahan gambut menjadi alasan utama mengapa pembangunan di sini memerlukan perhatian dan penanganan khusus, sehingga biaya dan penanganannya pun berbeda dengan daerah lain.
Dua ruas jalan utama yang menjadi prioritas perbaikan meliputi ruas Simpang Kantor Camat Rantau Rasau menuju IPA Panjang sepanjang 4,8 kilometer, serta ruas Simpang Kantor Camat menuju Simpang Tugu Sawit dengan panjang sekitar 4–5 kilometer.
Proses perencanaan dan pengadaan tender ditargetkan berlangsung pada September ini, dan pekerjaan fisik di lapangan dijadwalkan akan dimulai paling lambat Oktober 2026.
"Desain dan tender kita selesaikan bulan ini. Insya Allah jika seluruh proses berjalan lancar, pekerjaan fisik sudah dimulai pada bulan Oktober. Yang terpenting, kualitas harus menjadi prioritas utama. Jalan yang dibangun harus kuat, tahan lama, dan mampu menahan beban serta kondisi tanah gambut di daerah ini," tegas Edi.
Diharapkan dengan selesainya pembangunan ruas-ruas jalan tersebut, aksesibilitas masyarakat dapat meningkat, roda perekonomian daerah semakin berputar, dan kesejahteraan warga Tanjung Jabung Timur semakin terangkat.
Red

Posting Komentar