Bupati Pandeglang: Santri Tak Hanya Kuat Mengaji, tapi Juga Harus Sehat dan Bermental Tangguh
PANDEGLANG — PojokJurnal com. [Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menegaskan, santri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam ilmu agama dan mengaji, tetapi juga harus memiliki fisik yang sehat serta mental yang kuat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Dewi saat menghadiri kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhsan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Rabu (12/8/2026).
Menurut Bupati Dewi, kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang proses pendidikan sekaligus pembentukan karakter generasi muda, termasuk para santri yang menjalani pendidikan agama maupun pendidikan umum.
“Santri bukan saja harus kuat mengaji, tetapi juga harus kuat secara fisik dan mental. Kalau fisiknya sehat dan mentalnya kuat, tentu proses belajar dan aktivitas di pesantren akan berjalan lebih baik,” ujar Bupati Dewi.
Ia menilai, keberadaan Poskestren memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan sekaligus edukasi kesehatan di lingkungan pondok pesantren.
Melalui Poskestren, para santri diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan upaya pencegahan terhadap berbagai penyakit.
Bupati Dewi juga mengajak seluruh pengelola pesantren, tenaga kesehatan, guru, dan santri untuk bersama-sama membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.
“Pendidikan kesehatan harus menjadi bagian dari pembentukan karakter santri. Kita ingin santri Pandeglang tidak hanya cerdas dan memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga sehat, disiplin dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Ikhsan, Hj. Naih Qurrotula'in, menyampaikan bahwa pembentukan Poskestren sangat mendukung upaya meningkatkan kesehatan para santri di lingkungan pesantren.
Menurutnya, Poskestren dapat menjadi sarana bagi santri untuk memperoleh pengetahuan dan pembinaan mengenai kesehatan, sekaligus mendorong kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
“Kami sangat mendukung adanya Poskestren ini karena sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kesehatan para santri,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pihak pesantren dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, khususnya melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas, dapat terus ditingkatkan agar program kesehatan di lingkungan pesantren berjalan secara optimal.
Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan UKS dan Poskestren tersebut turut dihadiri Kepala UPT Puskesmas Pandeglang Hj. Eni Rohaniah, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Pandeglang Ani Permatasari Hakim, Sekretaris Kecamatan Pandeglang Hj. Nunung, serta Lurah Kadomas Emil.
Usup

Posting Komentar